Selasa, 14 Juni 2016

Istriku Hebat



Istriku memang hebat, Mungkin super hebat.
Dia wanita biasa tapi serba bisa, masakannya lezat, kecuali sambal yang agak sedikit masih kasar itu dulu pertama kali buat sambal. Tapi sekarang istriku sudah hebat.
Hobinya setiap hari nyuci baju, baju baru sekali pakai sudah langsung suruh ganti besoknya sudah dicuci sama istri, istriku memang hebat.
Semua urusan ini itu bahkan yang bukan urusannya pun terurus juga. Contohya dia periksa ke dokter dari awal kehamilan sampai mau melahirkan sendirian.  Dia yang mengurus KTP pindah domisili saya, mengurus KK anak kami yang baru lahir. Istriku memang hebat.
Istri hebat andalan suami. Tapi terkadang malah membuat suami merasa tidak diperlukan lagi.
Karna pada hakikatnya laki-laki itu ingin dianggap sebagai pahlawan tempat menyandar.
Kalau kepala selalu tegak tak butuh sandaran tak heran jika seandainya nanti ada kepala lain yang bersandar.
Apakah seorang istri tetap hebat dan kuat jika harus mendengar “bun, mohon maaf, ayah terpaksa harus punya istri lagi saya pergi dulu bun, mau ijab Kabul”. Kira-kira istriku masih hebat enggak ya… hehehehee…
Mungkin wanita lebih bisa menerima suaminya yang pergi jauh walau lama pulangnya dari pada harus melihat suaminya pergi kelain hati.
Istriku memang hebat hanya saja hatinya yang tidak.
Jadi jagalah hati wanita karna kalau sudah terluka dia takkan bisa percaya padamu lagi seperti semula.
“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (QS an-Nisaa’: 34). []