Rabu, 25 Februari 2015

Hidup ini hanya Akting dari sang Maha Sutradara

Hari ini saya janji bertemu dengan konsumen dan ini adalah konsumen paling menjengkelkan menurut saya. Iya dia memang orang kaya dan mungkin orang penting juga tapi yasudahlah aku tidak terlalu peduli dengan hartanya itu. Yang penting bagi saya adalah produk yang saya bawa laku dipasar itu saja. Dari pertemuan saya dengan dia, saya akan menyimpulkan beberapa sifat orang kaya menerut versi saya :
  • Orang kaya itu mintanya selalu dipercaya tapi sulit untuk percaya pada orang lain
  • Orang kaya itu biasanya kalau berjanji suka telat datangnya karna mereka beranggapan dialah orang penting wajar kalau ditunggu
  • Jika dia membeli produk biasanya sembari menghina penjualnya misal "saya akan beli produk Bapak karna saya kasihan saja melihat Bapak". Padahal mereka juga membutuhkan produk yang kita tawarkan padannya.
  • Misalkan dia jadi membeli produk kita, mereka akan menawar kembali produk yang kita tawarkan agar dia mengeluarkan dana seminimal mungkin untuk produk yg mereka inginkan, (hayo.... katanya orang kaya,katannya kasihan melihat saya, kenapa masih ditawar produk saya.....)?
  • Sebagian mereka minta dihargai tapi lupa untuk menghargai 
  • Memiliki banyak gadget dan dikeluarkan semuanya dihadapan kita supaya kita tahu kalau dia orang kaya
  • Ditelpon ngomongin jutaan dolar jual beli tanah tapi buat bayar produk yg kita tawarkan saja susah.
Tapi yasudahlah, yang penting produk yang saya tawarkan sama dia jadi di beli itu saja.
Pada dasarnya setiap manusia memiliki peran masing-masing dari Tuhannya. Ada yang kehadirannya untuk menyakiti ada juga yang untuk menyembuhkannya.
Bagiku hidup itu hanyalah akting dari Sang Maha Sutradara termasuk orang kaya tadi yang saya temui. Dia hanyalah akting berlaku sombong dan saya hanya akting sebagai seorang sales yang merayu orang agar dia minat dengan produk yg saya bawa.
Dan sebenarnya kita hidup ini hanya tinggal membaca saja, Membaca skenario dari Tuhan. 
Sebagian dari kita berhasil membaca lebih dulu skenario Tuhan akhirnya di kehidupannya mereka menjadi orang sukses. Sebagian yang lain membacanya hanya dengan pasrah menerima semuanya tanpa mereka merubah apapun skenario Tuhan. Sebenarnya pemeran yang baik adalah mereka yang bisa menyelaraskan skenario dari Sang Maha Sutradara dengan skenario yang ada didalam hatinya dan pikirannya. Mereka itulah yang akan sukses didalam kehidupannya.

ayat Al-qur'an "Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum itu sendiri tidak berusaha untuk merubahnya".

Mohon maaf tidak bisa menyebutkan surat apa, dan ayat keberapa..?? (saya lupa) heheheee....