Selasa, 18 Februari 2014

Sales sejati

Hari ini adalah hari kamis, rutinitas masih sama seperti hari-hari sebelumnya. Bersama kuda biruku, kuda besiku aku telusuri seluruh celah yang ada dipulau Bali ini. Kehujanan, kepanasan, macet adalah rintangan yang biasa aku lalui setiap harinya. Jalan licin, berlubang dan jurang adalah pemandangan yang selalu aku temui dalam perjalanan. Dan nyawa adalah taruhan yang besar yang aku pertaruhkan.
Yaa akulah sales sejati
Tak peduli air hujan membasahi
Tak peduli matahari membakar kulit ini
Daftar kunjungan harus tetap dikunjungi

Akulah sales sejati
Berangkat dari rumah berdasi
Sampai kantor hanya untuk dicacimaki di breifing pagi
Hanya karna target tak terpenuhi

Seribu motivasi dan wejangan diberikan oleh pimpinan
Sasaran penjulan dan kinerja tak seimbang dengan harapan
Nyawa adalah taruhan paling besar yang dipertaruhkan
Jalanan adalah teman, sekaligus musuh yang paling membahayakan

Akulah sales sejati
Datang membawa berita
Berita belum tiba sudah dicela-cela
Ditolak, semena-mena

Akulah sales sejati
Lobi-lobi, negosiasi ditolak sana sini
Target setiap bulan semakin tinggi
Tapi semangat harus tetap ada dalam diri

NB. Jalanan adalah teman yang selalu siap menjatuhkanmu ketika kamu tidak siap. Aku menulis ini karna hari kamis tanggal 13-2-2014 aku mengalami kecelakaan bersama kuda biru kesayanganku. Alhamdulillah Tuhan masih melindungku dan aku bisa menulisnya saat ini. Thanks to ALLAH SWT.