Ads Here

Rabu, 20 Februari 2013

Kejengkelan-kejengkelan gue pada bos gue

Kenalin gue adalah yang empunya blog ini pastinya,heheee.
Gue bekerja disalah satu perusahaan swasta di Indonesia yang bisa di bilang enggak terlalu besarlah yang dimana ada gramedia disitu pasti ada 50% dagangan dari perusahaan gue. Yaa.. walau gue hanya pegawai rendahan di perusahaan gue, tapi gue bersyukur bisa berkerja di perusahaan itu soalnya sejalan banget dengan hobi gue yang suka baca. Ini adalah cerita gue dengan bos gue yang selalu bikin jengkel gue...
        Bos gue orang cina (bukan berarti semua orang cina bikin kesel,orang jawa juga banyak yang ngesilin seperti gue,semua tergantung pribadi masing-masing *takut dikomplain Anton medan kayak kasus farhan abas* heeeehe),anaknya tiga,istrinya boleh juga.. (senyum sinis),dia orang jakarta dan enggak bisa bahasa jawa jadi kalau gue lagi jengkel sama dia gue bisa leluasa melampiaskannya dengan bahasa jawa. Pernah gue bikin status di bbm dan facebook gue yang isinya ngomongin dia " nduwe juragan nek omong mencla_mencle jalok di tungkak cangkemme" ada lagi "nongkrong karo juragan nek MCD tapi ora melebu ngisin_ngisini" . Yang anehnya dia malah ikut-ikutan koment bilang gini "kenapa cuk,ora opo-opo"  kenapa dia koment begitu? soalnya hanya itu bahasa jawa yang dia kuasai. hahaaaaha....
Dia adalah adik kandung dari pemegang saham terbesar diperusahaan tempat gue bekerja. Sebenarnya dia jabatan hanya supervisor saja tapi kelakuanya sudah kayak bos gedean. Dia gak pantas jadi bos menurut gue,terus yang pantas gue gitu? (ngomong pada diri sendiri) . Dia orangnya suka di puji dan jarang sekali kalau dia salah lalu ngomong minta maaf,dia bosnya, tapi apa bos gak pernah salah?
Apakah bos akan rendah jika berbuat salah terhadap anak buahnya lalu ngomong minta maaf?
Dengan minta maaf atas kesalahan yang telah diperbuat tidak akan merendahkan harkat dan martabat seseorang justru itu akan membuat orang lain menghargai diri kita.
            Sudah cukuplah sampai disini pengenalannya dan langsung saja aku ceritakan kejengkelan-jengkelan gue dengan bos gue :
  1. Pernah suatu ketika dia (bos gue) pinjam changer hape milik gue tapi enggak ngomong terlebih dahulu sedangkan posisinya saat itu changer hape gue mau aku bawa balik ke kampung,sebenarnya aku sudah terlebih dahulu di ingatkan sama temanku supaya changer milikku aku sembunyikan,soalnya hape bos gue gak ada changernya. Aku enggak mau beprasangka buruk sama orang jadi aku abaikan saran dari temanku. Dan saat itu juga dia mau berangkat ke lombok seminggu lamanya,sedangkan gue besoknya harus balik ke kampung. Akhirnya gue telpon dia gue tanyain "bang changer hape abang bawa punyaku"? jawab dia "iya dik,kamu pinjam aja dulu punya anak-anak"  Gue; " itu changer mau gue bawa pulang bang,kenapa abang kalau pinjam gak ngomong terlebih dahulu"? Dia; "sudah gak usah ribet gini aja lho perhitungin,kalau lho perhitungan gue lebih bisa perhitungan sama lho.!! berapa sih harganya,gue bayarin dah ". Maksutnya apa coba? Sebenarnya gue yang seharusnya marah tapi kenapa gue yang kena marah duluan..?? (jenggkel).
  2. Minggu 17 februari 2013,hari ini gue disuruh jemput bos gue di bandara Ngurah rai Bali soalnya dia baru datang mudik dari kota halamanya Jakarta. Dia bilang "dik,tolong nanti jemput gue di Bandara jam 20.00wita,gue take off dari Jakarta jam 18.00wib. Siap bang jawabku. Karna waktu itu masih pagi jadi gue sempetin dulu bolang sama temen-temen gue ke air terjun Nung_Nung yang lumayan jauh seh dari kantor gue,perjalanan sekitar 3 jam. Tak terasa waktu sudah sore,gue balik dari air terjun Nung_Nung sekitar jam 18.30wita sampai kantor. Tanpa menunda waktu langsung gue mandi,ganti baju lanjut jemput bos gue. Padahal waktu itu gue capek banget tahu sendirikan bagaimana jalan kalau menuju air terjun,yang pastinya jalannya bukan datar kayak jalan raya. Dan jarak tempuh antara kantor gue dengan bandara sekitar 1 jam,bisa lebih kalau lagi macet. Gue sampai bandara jam 19.50wita. Sebelum gue masuk parkiran hape gue bunyi ternyata itu sms dari bos gue yang isinya "dik,ada tante cakep niii,,dik, saya sudah di bandara soekarno hatta bentar lagi terbang nii.. jangan lupa bawa helm dua" sms diterima jam 19.50wita. Ngomong awalnya jam 20.00wita sampai di bandara Ngurahrai Bali ternyata jam 20.00wita masih baru akan terbang dari bandara soekarno hatta Jakarta. (JENGKEL)
  3. rabu 20 februari 2013,malam hari gue sudah mau tidur nie capek banget seharian kerja. Melihat bos gue sibuk masih didepan komputer gue jadi kasian sudah malam tapi masih harus disibukkan dengan pekerjaan. hemmmmm... :)  Enggak lama setelah gue dikamar bos gue manggil buat nemenin dia cari makan, kebetulan gue juga belum makan saat itu untuk ke 4x nya sih.. heheee, Kita muter-muter nie bingung mau makan apa padahal warung banyak. Akhirnya kita meleset dari tujuan awal si bos ngajakin nongkrong di mall langsung menuju Mall robinson,waktu itu Mall tidak terlalu ramai maklum Mall sudah mau tutup 22.00wita. Kita masuk ke dalam sebentar buat cari aqua 2 botol 600ml dan sebungkus roti malkist seharga Rp.3000,00 karna di robinson sudah tutup jadi kita nongkrong di depan MCD bos gue masuk gue pura-pura sibuk jalan dibelakang dia. (gue yakin dia masuk ke dalam gak mungkin beli makanan atau minuman) pikir gue dalam hati. Gue tetap saja di luar MCD,tak lama kemudian sms masuk "dik,gue di MCD" aku jawab "beli makan bang?" tanpa dibalas smsku tadi tak lama kemudian dia keluar lagi nemuin gue diluar. Gue hanya tersenyum dalam hati (bos kere). Awalnya kita duduk didepan pintu masuk MCD yang ada patungnya itu,setelah dia duduk dengan nyaman gue ajakin dia pulang. Gue malah di ejek sama dia "anak mami lho, jam segini sudah minta balik" dari pada kayak orang bego nongkrong didepan pintu masuk MCD tapi gak beli,saat orang-orang pada menikmati ayam crispiynya hanya kita orang yang duduk diluar tanpa menikmati hidangan apapun. (malu ke luar sama yang namanya bos,nongkrong di depan MCD tapi tanpa menikmati menunya itu sangat memalukan menurutku,mending nongkrong di angkringan Rp.3000,00 sepanjang malam.)
Cukup disini dulu cerita gue,gak tahu besok kejengkelan apalagi yang akan diperbuat bos gue pada diriku ini..??
Tapi dengannya aku belajar kesabaran dan keikhlasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar